
Rasanya masih hangat
terasa dalam telinga kita, terutama berita yang sangat menghebohkan masyarakat
hari ini. Berita kriminal yang belum lama ini terjadi atas pembunuhan yang
dilakukan oleh sekelompok orang-orang sadis yang tidak bertanggungjawab yakni begal.
Kegiatan sadis yang mereka lancarkan baik perorangan atau kelompok dengan
tujuan tertentu. Jika tidak harta benda yang dirampas, maka nyawalah yang
ditebas. Begitulah kegiatan Begal.
Aksi para begal kian
ramai diperbincangkan oleh masyarakat. Contoh kasus yang terjadi di daerah
Purwakarta, tepatnya didaerah Pasawahan. Sebagaimana yang diberitakan oleh
salah satu koran lokal di Purwakarta, diawal bulan Maret ini telah terjadi
tindakan kriminal pembunuhan yang mengakibatkan empat nyawa menghilang. Pembunuhan
yang terjadi dipasir Kihiang Pasawahan dan yang menjadi sasaran adalah ibu
hamil 4 bulan beserta 3 orang anaknya. Tak lama berselang, pembunuhan terjadi
kembali di kampung di Cikukulu Slawi Pasawahan yang menewaskan satu orang
korban.
Mendengar berita tersebut
sangatlah memprihatinkan. Kejahatan yang terjadi di daerah kita sehingga
meresahkan masyarakat. Terlebih bagi orang-orang yang setiap hari beraktifitas,
pulang kerja malam, tentu ini menjadi ketakutan tersendiri bagi mereka. Rasa
takut yang besar, menimbulkan banyak kegelisahan. Baik itu kaum pria maupun
wanita. Bahkan remaja sekalipun merasa takut hari ini jika melakukan perjalanan
jauh didalam hari. Takut diburu oleh para pembegal sadis yang berkeliaran
mencari mangsa untuk dijadikan korban kebiadabannya.
Jika berbicara begal,
maka tidak jauh dengan kawanan atau sekelompok orang yang mempunyai misi jahat.
Melakukan tindakan kriminal. Merampas hak orang lain. Entah itu harta benda,
atau nyawa sekalipun. Begal adalah kejahatan yang sudah ada dari jaman dahulu.
Mereka biasanya hidup berkelompok, berdiam dihutan-hutan yang sepi. Dengan
postur tubuh yang besar, kumis panjang, rambut gimbal, suara menakutkan dan
golok panjang sebagai aksesoris pelengkap untuk melakukan kejahatannya. Biasanya
mereka mempunyai ilmu kanuragan. Tidak mempan dibacok atau di pukul sekalipun,
karena ilmu hitam yang mereka miliki. Sehingga komplotan begal sulit untuk
dikalahkan
Selain itu, rasa
solidaritas mereka sangatlah besar. Mereka mempunyai komitmen. saling merasakan
suka dan duka. Pahit ataupun manis, ditanggung bersama. Lalu mereka pun patuh
dan taat kepada pemimpinnya. Rela berkorban walaupun nyawa taruhannya. Yang
terpenting bagaimana membangun sebuah kebersamaan yang kuat di tubuh begal
sendiri.
Kawanan begal tidak
segan-segan ketika menghabisi korbannya. Apalagi jika Sang korban berani
melawan, maka nyawalah sebagai jaminan.
Begal bisa kita
gambarkan sebagai sosok yang menakutkan. Selalu menindas korbannya dengan
sadis. Tidak mempunyai sisi kemanusiawian. Siapapun itu, jika sudah menjadi
incaran begal, maka bersiap-siaplah untuk menjadi korban dan tawanan. Hal ini
terjadi karena faktor spiritual (keagamaan) yang kurang dari jiwa manusia itu
sendiri. Kosongnya keimanan dalam hati. Lupa kepada Sang Ilahi yang telah
menciptakannya. Nafsu dan amarah yang berkobar-kobar serta rasa dendam yang
tinggi, mengakibatkan aksi negatiflah yang dilakukan oleh orang-orang tersebut.
Terutama bagi para begal yang hari ini berkeliaran membawa misi jahat.
Dedi mulyadi sebagai
Bupati Purwakarta pun sampai angkat bicara akan kejahatan yang dilakukan oleh
kawanan begal ini. Karena memang sangat meresahkan masyarakat dan telah menjatuhkan
korban di kota yang mempunyai ciri khas budaya Sunda ini. Dedi mempunyai wacana
akan memasang CCTV di sepanjang jalan di beberapa titik tertentu. Sebagaimana
yang saya baca dari harian sindo bahwa Dedi akan memasang sekitar 1000 CCTV
dibeberapa titik tertentu di sepanjang ruas jalan Purwakarta dengan anggaran
mencapai 4 miliyar rupiah. Kemudian akan dibangun juga posko-posko diwilayah
perbatasan Purwakarta. Hal ini diharapkan mampu mencegah para begal ketika
hendak melakukan aksinya untuk mencari korban, melakukan tindakan kriminalnya.
Meskipun daerah Purwakarta sendiri tingkat kejahatan tidak terlalu signifikan,
tetapi perlu ada antisipasi untuk meningkatkan keamanan.(sindo 9/03/15).
Semoga hal tersebut
bukan wacana semata. Akan tetapi bisa terealisasikan di daerah kita sendiri.
Hari ini masyarakat
mungkin terbilang dilema jika berpergian jauh. Apalagi untuk seorang pekerja
pabrik, pulang malam melewati jalanan yang sepi dan gelap, khususnya di daerah
Purwakarta. Mereka kerap dihantui akan sosok begal yang berkeliaran. Terlebih
bagi kaum wanita yang berpergian malam sendiri tanpa membawa teman
diperjalanannya. Ini sangat membahayakan bagi keselamatan mereka dijalanan.
Aktifitas manusia
setiap hari seakan tak pernah henti-hentinya. Apalagi yang beraktifitas malam.
Berpergian memakai sepeda motor sendirian melalui jalanan yang sepi. Potensi
kejahatan bisa saja muncul kepada mereka. Jika Bang Napi bilang : Kejahatan
Bukan Saja Karena Niat, Tetapi Karena Ada Kesempatan. Maka “WASPADALAH “.
Kita tidak pernah tahu
akan bahaya dan ancaman yang akan menimpa diri kita sendiri. Dengan hadirnya
para begal ini, serta kejahatan yang telah sering dilakukan oleh begal
tersebut, ini menjadi kewaspadaan juga untuk diri kita sendiri. Kita mesti
mempunyai solusi untuk menghindari kawanan begal yang mempunyai niat jahat ini
Beberapa tips untuk
menghindari begal dijalanan
Pertama, jika anda
berpergian jauh melewati ruas jalanan yang sepi, diusahakan anda membawa teman
anda. Baik itu kakak, ayah, paman atau siapa saja yang menjadi partner
sekaligus pelindung anda selama dalam perjalanan diwaktu malam. Jangan sampai
anda sendirian. Karena ini memudahkan begal untuk menyergap anda.
Kedua, hindarilah
jalanan yang kurang dari jangkauan manusia, atau jalanan sepi yang tidak ada
keramaian dari orang-orang. Jalanan sepi dan minimnya pemukiman serta sedikitnya
keramaian manusia, biasanya disanalah para begal bermukim dan bergerak untuk
mencari mangsa. Meskipun hari ini begal tidak hanya di daerah-daerah kecil,
akan tetapi di perkotaanpun jika dalam keadaan sepi, berpotensi berkeliarannya
para begal. Maka, bila seseeorang pengendara kebetulan lewat, tidak menutup kemungkinan
anda menjadi korban keganasan.
Ketiga, biasakanlah
anda berdoa sebelum berpergian jauh. Karena doa sebagai tameng atau senjata
bagi kita terutama untuk umat muslim sendiri. Doa adalah permohonan seorang
hamba kepada Kepada Tuhannya. Berdoa adalah perbuatan yang sangat mulia. Sungguh
terbilang orang yang sombong yang tidak mau berdoa kepada Allah Swt. Sebagaimana
diriwayatkan dalam hadits bahwa : Tiada yang lebih mulia disisi Allah selain
berdoa. (HR. Ibnu Majah & Abu Hurairah).
Semoga tips-tips diatas
menjadi solusi bagi masyarakat yang hari ini resah dan gelisah akan aksi begal.
Khususnya didaerah Purwakarta sendiri. Lalu kita berharap, semoga mereka
diluaran sana, khususnya orang-orang yang mempunyai maksud jahat kepada kita,
diberikan hikmah, dibukakan pintu hatinya oleh Allah SWT untuk tidak melakukan
tindakan kejahatan. Karena sudah jelas diterangkan dalam Al-qur’an kejahatan
atau keburukan yang dilakukan oleh perampok (begal) serta meleburkan nyawa
manusia, itu sangatlah besar dosanya.
Maka, sadarlah wahai
kawanan penjahat atau aliran begalisme sekalipun. Kalian akan menyesal diakhir
nanti jika, perbuatan jahat selalu kalian kedepankan.
Masyarakat di Resahkan BegalShare This :

0 komentar